Islam ialah agama ilmu. Perkara ini terbukti melalui wahyu pertama yang diturunkan, memerintahkan hamba-Nya untuk membaca yang merupakan kunci ilmu.
Firman Allah SWT dalam surah al-’Alaq:
ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ(4)(3)ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ(2)خَلَقَ ٱلْإِنسَٰنَ مِنْ عَلَقٍ (1) ٱقْرَأْ بِٱسْمِ رَبِّكَ ٱلَّذِى خَلَقَ
عَلَّمَ ٱلْإِنسَٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ(5)
Maksudnya: Bacalah (wahai Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (sekalian makhluk) (1) Ia menciptakan manusia dari sebuku darah beku; (2) Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, (3) Yang mengajar manusia melalui pena dan tulisan (4) Ia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. (5)
Allah SWT mengangkat darjat golongan yang berilmu kepada kedudukan yang lebih tinggi sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah al-Mujadalah:
يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ
Maksudnya: Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dalam kalangan kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa darjat. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendalam Pengetahuan-Nya tentang apa yang kamu lakukan .”
Surah al-Mujadalah 58: 11










